//
archives

Archive for

Kami Ucapkan Selamat Ulang Tahun…

Untuk pembaca yang berulang tahun… kami ucapkan selamat…

Iklan

Kebatinan Katolik

Majalah_HIDUP_Kebatinan_Katolik_0Sajian Utama:

Sejumlah orang Jawa Katolik tak ingin lepas dari hidup ke-jawen-nya, atau kejawaannya. Hidup yang lebih mendekatkan diri dan berpasrah pada kekuatan Yang ilahi, yakni Gusti Allah melalui teladan Yesus Kristus. Itulah yang dicari para peserta  Kebatinan Katolik yang setiap tahun berkumpul. Awal Oktober 2009 ini, mereka  mengadakan Temu Kebatinan (Tebat) ke-16 di Padepokan Kopi Eva Bedono,  Ambarawa, Jawa Tengah. Ikut mendampingi mereka sejumlah pastor, termasuk Ketua  Komisi HAK-KAS, Aloys Budi Purnomo Pr. Hasilnya? Simak laporan kami edisi ini.

KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):

Dari TEBAT ke Jumat Kliwonan

Menjadi Katolik, namun tetap dapat menjalankan tradisi spiritual Jawa (sering disebut kebatinan) tampaknya menjadi pilihan banyak orang Jawa. Temu Kebatinan (Tebat) Katolik di Keuskupan Agung Semarang (KAS) salah satu buktinya. A.T. Eddy Sambodo dari klinik penyembuhan alternatif Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah,  menegaskan, manusia harus mengolah batinnya, agar lebih punya kepekaan. “Orang  Katolik justru harus memperdalam batinnya!” tandas Eddy yang ditemui HIDUP di  kediamannya sekaligus tempat praktik penyembuhan alternatif,…

Aliran Iman dari Taman Banyu Urip

Malam itu, Sabtu, 3/10, bulan hampir purnama. Angin semilir sesekali melintasi  Padepokan Kopi Eva, Bedono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Seseorang melintas di atas hamparan bara api, kemudian dilanjutkan yang lain. Menyusul yang  lainnya lagi. Akhirnya, mereka bermain kereta-keretaan melintasi bara api yang bersuhu tinggi, tanpa menderita…

Temu Kebatinan, Gerakan Unggulan Baca lebih lanjut

Natal di Betlehem

Majalah-HIDUP-Natal-di-Betlehem-0
UNTUK MENEMANI LIBURAN NATAL ANDA
KAMI MENGANGKAT SAJIAN UTAMA BERJUDUL “Natal di Betlehem”Dalam edisi 52 terbit Minggu 27 Desember 2009

Dalam Sajian tersebut dikuak hal ikwal perayaan Natal di Betlehem. Pada bagian pertama, kami sajikan pengalaman dua orang peziarah asal Indonesia merayakan Natal di Betlehem dalam tulisan berjudul “Keyakinan Menebal Kekaguman Memuncak”. Bagian kedua, F. Rahardi menuliskan gambaran tentang perjalanan Yusuf & Maria menuju Betlehem dengan detail keadaan alamnya dalam “Dari Nazaret ke Betlehem”. Dan bagian ketiga, yang merupakan bagian akhir dari tema Betlehem berjudul “Betlehem Rumah Roti dan Daging” mengangkat seluk beluk kota Betlehem. Sebagai tambahan, kami lengkapi sajian ini dengan tradisi seputar Natal dalam tulisan berjudul “Dari Gua, Cemara, Sampai ke Pointsettia” dan “Asal-Usul Santa Klaus”. Tunggu sajian ini di Bulan Desember akhir nanti.

(INFO)

Jika Lembaga atau Organisasi anda ingin mengungkapkan suka cita Natal 2009 & Tahun Baru 2010, berikut kami sampaikan tarif iklan di Majalah HIDUP:

A Ukuran 1/4 Hal B/W (9,2 cm x 12 cm) Rp 1.100.000,-
B Ukuran 1/2 Hal B/W (19 cm x 12 cm) Rp 2.090.000,-
C Ukuran 1 Hal B/W (19 cm x 25 cm) Rp 3.960.000,-
D Ukuran 1/4 Hal F/C (9,2 cm x 12 cm) Rp 1.650.000,-
E Ukuran 1/2 Hal F/C (19 cm x 12 cm) Rp 2.750.000,-
F Ukuran 1 Hal F/C. Dalam FC (21,5 cm x 27,5 cm) Rp 4.950.000,-
Harga sudah termasuk PPN 10%

Silahkan hubungi Bagian Iklan Majalah HIDUP

Telp. 021-3857859 / Fax. 021-3451381 / E-mail: hidup@centrin.net.id

Majalah-HIDUP-Natal-di-Betlehem-1

KONVENAS Karismatik

Majalah-HIDUP-Konvenas-Karismatik_0Sajian Utama:

Konvenas XI Pembaruan Karismatik Katolik (PKK) di Denpasar, Bali, 15-18/10 baru saja usai. Hasilnya? Mereka sepakat membumikan dan mengobarkan semangat pelayanan kasih-Nya pada sesama. Mereka juga mengundang Robert Canton, pewarta dan penyembuh dari USA untuk urun rembug untuk PKK Indonesia. Panitia mengaku lega karena kegiatan ini juga didukung oleh kelompok kategorial dan teritorial lain di Bali. Moderator BPN PKK, Pastor Antonius Gunardi MSF yakin, kelompok ini bisa bertahan, jika mengakar pada Jesus.

KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):

Bangga Jadi Katolik

Bali memang membanggakan. Pura, penjor, patung di depan rumah dengan pakaian bercorak hitam putih, sesajen di sudut bangunan, merupakan produk budaya yang bisa dipandang, diraba, atau bahkan diinjak. Perasaan bangga ini mencuat pada Konvensi Nasional Pembaruan Karismatik Katolik XI, Denpasar, Bali, Kamis-Minggu, 15 – 8/10. Bayangkan, peserta datang dari hampir seluruh keuskupan di Indonesia, kecuali Keuskupan Padang. Mereka datang dari Persekutuan-Persekutuan Doa Karismatik Katolik…

Semakin Membumi

Konvensi Nasional merupakan refleksi perjalanan iman para anggota PKK. Semula, hajatan nasional yang diadakan setiap tiga tahun ini disebut pra kongres. Ketika itu, 10- 11 Januari 1981, anggota Badan Pembaruan Karismatik yang meliputi Jakarta, Bogor, Semarang, Surabaya, Malang, dan Denpasar mengadakan pra kongres di Jakarta. Selama 11 kali Konvenas, jumlah pesertanya semakin meningkat. Misalnya, Konvenas I  di Jakarta…

Takut tapi Percaya Baca lebih lanjut